Archive

Posts Tagged ‘media’

Hati-hati dropper di Facebook atau media pertemanan lainnya

July 8th, 2010 Ahlul Faradish 10 comments
Social Network

Social Network

Perkembangan Facebook dan media pertemanan lainnya memang sedang dalam masa jayanya beberapa tahun terakhir, walau dalam beberapa bulan terakhir antusiasme pengguna baru ataupun pengguna aktif berkurang. Bahkan survey yang dilakukan SOPHOS menyatakan bahwa 60% pengguna facebook (di USA) melakukan pencarian di mesin pencari dengan kata kunci “bagaimana menghapus akun facebook“.

Nah, kembali ke masalah awal tadi.
Media sosial memungkinkan seseorang melakukan pertemanan dengan orang lain sehingga menjadi komunitas pribadi atau komunitas sosial berbasis media online.

Salah satu contoh adalah facebook, yang mempunyai berbagai macam fasilitas yang tentu saja memanjakan agar pengguna betah menggunakan facebook.

Namun, seiring perkembangannya media yang awalnya merupakan media pertemanan berubah fungsi menjadi media yang dimanfaatkan dengan berbagai macam tujuan, entah pengumuman, politik, dan lain sebagainya.

Ok, sebatas hal itu positif saya rasa tidak akan masalah dan tidak mengganggu.

Namun hal yang paling tidak mengenakkan adalah ketika media pertemanan dimanfaatkan untuk hal-hal negatif, mungkin iklan negatif, iklan judi, halaman judi, permainan judi, atau bahkan halaman hujat.

Dropper

Dropper dalam istilah yang saya ketahui sejak lama dalam dunia maya merupakan orang yang berniat menjatuhkan lawannya, atau bisa kita generalisir seorang dropper melakukan upaya yang tidak terpuji dan seringkali menyinggung.

Banyak hal yang bisa kita contohkah untuk kasus dropper ini.
Continue reading “Hati-hati dropper di Facebook atau media pertemanan lainnya” »

Ini Media atau detektif?

July 22nd, 2009 Ahlul Faradish 1 comment

Huuuuuu…..

Barusan saya denger di Tipi bahwa ternyata Nurhasbi dan Nursaid yang beberapa hari ini terus dibicarakan dan menjadi tersangka oleh “media” ternyata semua itu salah. Polri sudah mengklarifikasikan bahwa DNA nya tidak cocok.

Nah, kok bisa media sampai bisa mengkait-kaitkan Nurhasbi dan Nursaid yang hilang dengan Pondok Pesantren Ngruki dan lain-lainnya….?

Dan anehnya banyak yang media mengklaim sepihak bahwa itu bom bunuh diri.. Lha polisi aja lagi selidiki kok medianya udah berspekulasi..

Aneh memang bebrapa media di Indonesia ini terkesan tidak profesional sebagai media, artinya yang disiarkan adalah berita atau info yang belum bisa dipastikan.

Makanya saya tulis itu media apa detektif…

Seharusnya media memang lebih menjernihkan suasana bukan memperkeruh.

Benar kata Humas Polri, media jangan sampai memberitakan yang aneh2.. biarkan polisi yang bekerja.. karena semakin tidak jelas berita yang beredar maka tentu berdampak buruk terhadap hal-hal lainnya.. misalkan kunjungan turis dan sebagainya..

Memang sebaiknya seperti yang juga banyak dirasakan oleh pemirsa yang saya perhatikan pada siaran Suara Anda, bahwa “Biarkanlah dulu pihak yang berwajib dan terkait menyelesaikannya”.

Fiuf media-media, saya lebih suka kalau media itu lebih banyak memberitakan hal positif, jangan negatif mulu.. coba perhatikan dari mana anak SD bisa tau solusi klo stress adalah gantung diri??… ya dari media.. Nah dari mana saat ini klo abis bunuh orang lebih baik dimutilasi biar menghilangkan jejak.. ya dari media..

Mungkin KPI harus lebih intens lagi mengatur media, kebebasan pers bukan berarti seperti ini… seharusnya dengan bebas pers semua masih jelas dan menjadi lebih baik, malah klo sekarang kebanyakan jadi lebih buruk dan keruh.. jauh dari yang diharapkan…

Fiuf… media media…

Saya himbau kepada semua saat ini jangan langsung termakan isu media, jadikanlah media sebagai pandangan terakhir sampai media bener-bener kembali ke jalan yang benar.. he2 :D

Silahkan berargumen di kolom komentar :D

Other Result